Kali ini saya akan membahas tentang “Sensasi dan Persepsi”serta saya juga akan menjelaskan apa itu “Konsep Dasar Motivasi” . Dan saya juga akan menjelaskan Pentingnya pembelajaran ini. Semoga mudah dimengerti dan mudah dipahami ya..:)

Apa Itu Sensasi ?

Sensasi adalah tahap pertama stimuli mengenai indra kita. Sensasi berasal dari kata “sense” yang artinya alat pengindraan, yang menghubungkan organisme dengan lingkungannya. Menurut Dennis Coon, “Sensasi adalah pengalaman elementer yang segera, yang tidak memerlukan penguraian verbal. Simbolis, atau konseptual, dan terutama sekali berhubungan dengan kegiatan alat indera.”

Apa Itu Persepsi ?

Persepsi (perception) adalah proses dimana individu mengatur dan menginterprestasikan kesan-kesan sensoris mereka guna memberikan arti bagi lingkungan mereka.Persepsi ialah memberikan makna pada stimuli inderawi (sensory stimuli). Sensasi adalah bagian dari persepsi. Persepsi, seperti juga sensasi ditentukan oleh faktor personal dan faktor situasional.

Mengapa Persepsi Itu Penting dalam studi Perilaku Organisasi ?

Hanya karena perilaku individu didasarkan pada persepsi mereka tentang kenyataan, bukan pada kenyataan itu sendiri.Dunia yang dipersepsikan individu merupakan dunia yang mementingkan individu.

Apa Saja Faktor-Faktor yang Memengaruhi Persepsi ?

Karakteristik pribadi yang memengaruhi persepsi meliputi : Sikap, kepribadian, motif, minat, pengalaman masa lalu, dan harapan-harapan seseorang. Contoh , apabila anda mengharapkan para petugas polisi memiliki wewenang, orang-orang muda jadi malas, atau para individu yang mendiami kantor umum tidak mengindahkan moral, Anda mungkin menganggap mereka seperti itu tanpa memedulikan sifat-sifat mereka yang sebenarnya.

Persepsi Seseorang : Membuat Penilaian Tentang Individu Lain.

Sekarang kita beralih ke penerapan konsep persepsi yang paling relevan dengan PO. Ini adalah persoalan tentang Persepsi Seseorang, yaitu berbagai persepsi yang dibuat oleh individu tentang individu lainnya.
Didalam Persepsi seseorang terdapat Teori Hubungan, yaitu Usaha ketika individu-individu mengamati perilaku untuk menentukan apakah hal ini disebabkan secara internal atau eksternal.

Salah satu penemuan yang lebih menarik dalam teori hubungan adalah terdapat kesalahan atau bias yang mengubah berbagai hubungan.Salah satunya yaitu kesalahan hubungan yang fundamental ( Fundamental attribution error ) yang artinya kecenderungan untuk merendahkan pengaruh faktor-faktor eksternal dan meninggikan pengaruh faktor-faktor internal ketika membuat penilaian tentang perilaku orang lain.

Sementara menyalahkan faktor-faktor eksternal seperti keberuntungan yang buruk atau rekan-rekan kerja yang tidak produktif atas kegagalan. Hal ini disebut Bias Pemikiran Diri Sendiri (Self-serving bias) yang artinya kecenderungan bagi para individu untuk menghubungkan keberhasilan mereka sendiri dengan faktor-faktor internal, sementara menyalahkan faktor-faktor eksternal untuk kegagalan.

Bottom-up and top-down processing.

Bottom-up processing adalah  pengolahan yang dimulai dengan rangsangan dari reseptor, dan akhirnya bekerja menuju pengembangan pengetahuan bahwa stimulus tertentu. Hal ini juga dikenal sebagai data berbasis pengolahan.
Top-down processing adalah  pengolahan yang melibatkan pengetahuan seseorang, tetapi pengetahuan tidak harus terlibat dalam persepsi, tetapi seringkali perlu untuk memiliki kedua proses bottom-up dan top-down bekerja sama untuk membentuk persepsi.
JIGSAW PUZZLE

Sensory Receptor

Human information processing adalah teori pengolahan dengan bagaimana orang menerima, menyimpan, mengintegrasikan, mengambil, dan menggunakan informasi.

Sensory Memory (STSS) : Analog dengan perangkat input seperti keyboard atau perangkat yang lebih canggih seperti sistem pengenalan suara.

Short Term Memory (STM) or working memory: Analog dengan CPU dan itu random-access memory (RAM).

Long Term Memory (LTM) : Analog dengan perangkat penyimpanan seperti hard disk.

Sekian sedikit ilmu tentang Persepsi dan Motivasi, semoga dapat bermanfaat bagi anda🙂

GOD BLESS YOU